Wisata Kuliner Masakan Khas Pontianak Kota Bersinar

Bubur Pedas Kuliner Khas Pontianak

Pontianak Kota Bersinar termasuk dalam salah satu kota di Indonesia yang kaya akan aneka sajian kuliner khas cukup berselera. Ngga ada tempat lain di penjuru dunia manapun memiliki kekayaan alam dan keindahan alam sedahsyat Nusantara. Mau berlibur ke tempat indah paling romantic sampai yang ekstrim, tinggal pilih, beli tiket pesawat, dan terbang. Pokoknya sampai capek. Kali ini kita akan terbang ke bagian barat Indonesia, deket-deket Batam, tapi lebih deket lagi dengan Serawak, Malaysie. Ya, ngga salah lagi, kita akan menuju Pontianak, Ibu kota Propinsi Kalimantan Barat.

Mengunjungi daerah tujuan wisata dimanapun kita ngga bisa lepas dari pernak pernik cindera mata. Baik sekedar untuk koleksi kenangan, maupun untuk buah tangan keluarga di rumah maupun sahabat dekat. Begitu juga disini, di Pontianak. Di berbagai tempat destinasi wisata kota Pontianak pun bertebaran pernak-pernik cinderamata hasil karya warga sekitar yang cukup menggoda untuk dibawa pulang.

Tapi tunggu dulu, sebelum menyibukkan diri dengan belanja pernak-pernik yang bikin rempong, mending kita telusuri dulu wisata kuliner masakan khas Pontianak. Biar kondisi perut aman, metabolism lancar, dan liburan tambah bersemangat.

Kalau lagi laper berat pastinya musti cari makanan yang berat juga. Karena kalau memburu makanan khas yang ringan-ringan, hanya akan melayang-layang di perut dan berpotensi masuk angin, dan keluar angin. Hehe.

So petualangan wisata kuliner masakan khas Pontianak akan kita mulai dengan masakan khas yang berat-berat dan bikin perut kenyang. Tapi tungu dulu, karena tempat-tempat wisata kuliner jaraknya cukup jauh, sebaiknya kita cari dulu mobil rental deh. Banyak banget penyedia jasa mobil rental di Pontianak. Yuk kita mulai makan, eh menuju buruan pertama masakan khas kota Seribu Sungai ini :

1. Burung Punai Goreng

Burung Punai goreng memiliki cita rasa mirip burung merpati goreng namun sedikit lebih lembut dan gurih. Burung Punai adalah burung mirip burung merati juga, hanya memiliki warna bulu hijau dengan paruhnya berwarna kemerahan. Punai merupakan burung liar yang biasa ditangkap menggunakan jarring ataupun perekat. Populasi burung Punai masih banyak bisa ditemui di sekitar kota Pontianak dan Mempawah. Selain dimasak dengan cara goreng, Burung Punai bakar pun cukup lezat disantap bersama nasi pulen dan cocol sambal udang asam.

2. Bubbor Paddas

Jangan tertipu dengan namanya. Karena anda pasti mengira Bubbor Paddas berarti Bubur Pedas, bukan? Jelas bukan, karena rasanya sama sekali tidak pedas. Karena kata Paddas disini bukan tertuju pada rasa yang pedas. Hehe.

Masakan khas Pontianak Kota Bersinar yang satu ini patut berada dalam checklist masakan favorit. Terbuat dari beras ditumbuk halus kemudian ditumis dengan bumbu halus lalu dimasukkan ke dalam air yang telah mendidih. Rebusan air ini telah diberi daging dan tetelan tulang sapi. Setelah semua tercampur dalam rebusan air kaldu, masuklah beraneka macam sayuran seperti Jagung tetelan, kangkung, daun pakis, daun kunyit, dan daun kesum. Bubur pedas dihidangkan bersama kacang tanah goreng, bawang goreng, ikan teri goreng, kerupuk, kecap manis dan sambal. Nikamat banget, dan recommended.

3. Es Krim Petrus

Setelah makan yang pedas-pedas, Rasanya sangat pas menikmati kuliner beverage yang dingin-dingin. Bapak sopir rental mobil di Pontianak yang setia menemani pun bergegas menuju Jalan Karel Satsuit Tubun, Pontianak. Tepatnya di depan sekolah Santo Petrus. Disitu terdapat menu eskrim yang cukup dikenal masyarakat Pontianak maupun wisatawan.

Eskrim Petrus mempunyai banyak pilihan rasa. Dan ternyata proses pembuatannya masih home-made, lho. Jadi lebih fresh. Kita bisa memilih rasa eskrim coklat, strawberry, vanilla, nangka, eskrim durian, sampai cempedak. Pembeli juga bisa request penyajiannya mau pakai apa. Bisa pakai gelas biasa, pakai cup, roti, bahkan eskrim juga bisa disajikan dalam batok kelapa muda. Cukup unik. Eskrim petrus di Pontianak ini disajikan dengan topping kacang merah, cincau hitam, agar-agar, dan tidak ketinggalan lelehan coklat yang membuat cita rasanya lebih nikmat.

4. Pengkang Cocol Sambel Kerang

Yang ini, kuliner khas Pontianak yang dalamnya mirip lemper. Tapi cita rasanya lain. Namanya Pengkang. Kalau di Jawa, jajanan khas Pontianak ini bentuk luarnya mirip-mirip aneka jajanan pasar semacam lupis-lah. Tampilan luarnya cukup unik. Berbalut daun pisang membentuk segitiga atau kerucut yang diikat dengan bilah bamboo kecil. Pengkang terbuat dari bahan utama ketan dengan isi tumisan ebi yang sedap. Perpaduan rasa pedas dan manisnya seimbang. Masakan khas Pontianak yang satu ini biasa di nikmati bersama sambel kerang yang namanya sambal Kepah.

Tapi jangan salah, kerang yang digunakan untuk sambal kepah bukan kerang sembarangan. Yakni sejenis kerang yang banyak hidup dihutan mangrove dekat pantai. Pokkoknya rugi kalau ke Pontianak belum coba kuliner khas ini. Paduan gurihnya ketan pengkang dengan legitnya pedas sambal kepah menghadirkan citarasa pedas dan manis, maknyuss. Kalau ingin mencicipi Pengkang asli Pontianak ini kita bisa ke Pondok Pengkang di jalan raya peniti, kecamatan Siantan.

5. Es Lidah Buaya

Kehausan Habis makan pengkang? Perlu dicoba kuliner khas Pontianak Kota Bersinar berupa es yang seger ini. Ya, Es Lidah Buaya. Pontianak merupakan penghasil lidah buaya terbesar di Indonesia, dan bahkan kulitas lidah buaya Pontianak merupakan terbaik di dunia! Wow..!”. Maka tak mengherankan jika bermacam olahan berbahan Lidah Buaya bukan hal aneh lagi. Mulai dari kerupuk lidah buaya, dodol, permen, bahkan sirup lidah buaya. Termasuk Es lidah Buaya yang satu ini. Es lidah buaya atau Aloe Vera ini bisa ditemui di banyak tempat di Pontianak. Salah satunya ada di daerah jalan Budi Utomo.

Sebenarnya masih banyak masakan khas Pontianak lainnya yang ngga kalah unik dan lezat. Tapi kita teruskan perburuannya besok, OK? (ABIA)