Peta Bisnis Pariwisata dan Perhotelan Kalimantan Barat

Gerbang Batas Kota Pontianak - Kubu Raya

Bisnis Pariwisata dan Perhotelan di Kalimantan Barat tumbuh dengan pesat. Hal tersebut didukung oleh banyak faktor potensi yang dimiliki provinsi ini. Sumber daya alam wisatanya, serta kemampuan pengelolaan pemerintah daerah setempat.

Seperti kita ketahui, Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan wilayah yang sangat luas. Dan merupakan salah satu provinsi terbesar keempat di Indonesia setelah Papua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Provinsi ini memiliki luas wilayah 146.807 kmĀ² , atau setara dengan 7,53% dari luas Indonesia. Sebagai informasi, di bagian utara, Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Negara Bagian Serawak, Malaysia.

Selain wilayahnya yang luas, Provinsi Kalbar terkenal dengan kekayaan sungainya. Maka tidak mengherankan julukan Provinsi Seribu Sungai melekat padanya. Diantara banyaknya sungai besar dan kecil di Kalimantan Barat sebagian besar memiliki fungsi pendukung moda transportasi air. Termasuk di dalamnya Sungai Kapuas dan Sungai Melawi.

Selain dilalui banyak sungai, provinsi Kalbar mempunyai jajaran puluhan pulau yang tersebar di sepanjang Selat Karimata dan Laut Natuna. Dengan wilayah yang cukup luas didukung kekayaan alam yang ada, Provinsi Kalimantan Barat memiliki banyak potensi pendapatan daerah yang tentu akan mampu menunjang kesejahteraan masyarakatnya. Salah satunya adalah potensi besar di sektor pariwisata.

Ada banyak sekali destinasi wisata menarik di Provinsi Seribu Sungai ini. Termasuk sedikitnya terdapat 13 tujuan wisata terkenal di ibukotanya, Pontianak. Destinasi wisata di Kalbar ramai dikunjungi wisatawan baik lokal, nasional, maupun wisman yang berasal dari luar negeri.

Menurut data BPS Provinsi Kalimantan Barat, Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat sepanjang November 2015 tercatat mencapai 3.355 orang. Hal tersebut merupakan kenaikan signifikan sebesar 22,85 persen dibandingkan data kunjungan bulan Oktober di tahun yang sama. Jumlah tersebut belum termasuk data kunjungan wisatawan domestik.

Data diatas mampu memberikan sedikit gambaran peta bisnis lain yang berhubungan langsung dengan dunia pariwisata di Kalbar. Pertumbuhan sektor bisnis Pariwisata tentu akan berdampak positif dan berbanding lurus dengan geliat bisnis Perhotelan, Rumah makan, Jasa pariwisata, jasa rental mobil serta bidang usaha lainnya.

Jajaran sektor bisnis pendukung potensi bisnis pariwisata dan perhotelan Kalimantan Barat tersebut mampu menjadi potensi baru mata pencaharian masyarakat, potensi pertumbuhan lapangan pekerjaan, serta peningkatan pendapatan daerah setempat.

Pontianak sebagai ibukota provinsi memiliki peran penting sebagai pusat nadi perekonomian Kalimantan Barat. Menurut data BPS tahun 2014 saja, tidak kurang dari 60 hotel besar berada di Pontianak dan memiliki tingkat hunian cukup tinggi.

Tak ayal bisnis pariwisata dan perhotelan di Kalimantan Barat umumnya, serta di kota Pontianak khususnya, semakin berkembang dari waktu ke waktu. Begitu juga bisnis pendukung sektor pariwisata dan perhotelan seperti bidang usaha kerajinan, bisnis kuliner, tour & travel, jasa rental mobil, serta masih banyak lagi.

Di kota Pontianak sendiri yang memiliki tingkat hunian hotel tinggi memiliki potensi besar untuk bisnis penyewaan mobil. Ada banyak sekali bermunculan usaha rental mobil di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang aman dan efisien bagi wisatawan.

Pertumbuhan usaha rental mobil ini bukan hanya merupakan efek positif dari berkembangnya sektor bisnis pariwisata dan perhotelan di ibukota Kalimantan Barat, melainkan juga dari sektor perekonomian lain, diantaranya bidang pertambangan.

Seperti kita ketahui, Provinsi Kalimantan Barat merupakan penghasil bahan tambang bauksit, emas, batubara, zircon dan biji besi. Potensi besar bisnis rental mobil di Pontianak dan di Provinsi Kalimantan Barat umumnya, semakin menjanjikan dengan besarnya tingkat kebutuhan dari dunia pariwisata serta sektor pertambangan ini.

Dengan adanya sekilas gambaran diatas bisa kita pahami bahwa pertumbuhan bisnis pariwisata dan perhotelan di Kalimantan Barat merupakan potensi besar yang perlu terus dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan pendapatan daerah serta meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat. (AB)